Kamis, 19 Agustus 2021

Antologi Cerpen "Kisah Inspirasi Menggugah Hati"

 



Kisah Inspirasi Menggugah hati,,,
Kumpulan cerpen yang ditulis oleh 4 Srikandi
Ibu Ledwina Eti (NTT), Ibu Sovi Margaretha Asi Simbolon (Sumut), Ibu Nophita Ataupah (NTT), dan Ibu Susye Ataupah (Bogor)  

Memuat kisah-kisah yang akan menggugah dan memberikan inspirasi buat para pembacanya...

Antologi Puisi "Berkarya Bagi Bangsa, Berkarya Tanpa Batas"

 


Antologi Puisi "Berkarya Bagi Bangsa, Berkarya Tanpa Batas"

Yang penerbitannya didukung oleh kampus IAKN Tarutung, yakni IAKN Press, yang akan mengurus ISBN sekaligus mencetak 20 buah buku.

Sinopsis:
Buku di tangan Anda merupakan kumpulan puisi hasil karya dari 23 orang penulis dengan latar belakang profesi yang beragam (Dosen, kepala sekolah, guru, dan mahasiswa IAKN Tarutung). 

Buku Antologi Puisi ini terbit sebagai wujud nyata dari keinginan yang kuat dari para penulis untuk menghasilkan karya, karya yang dipersembahkan bagi bangsa tercinta. Para penulis yang mayoritas adalah mahasiswa telah membuktikan bahwa pada usia muda, mereka telah mampu memberikan kontribusi untuk bangsa dengan memulai dan akan terus menularkan semangat literasi bagi negeri.

Setiap puisi dituliskan dengan tulus yang merupakan curahan hati para penulis yang berisi tentang doa, harapan, kerinduan, impian, yang di dalamnya tersirat semangat yang bergelora untuk berkarya, terus berkarya, dan selalu berkarya. 

Mari nikmati setiap puisi yang ada di dalam buku ini, semoga menjadi sumber inspirasi bagi Anda dan memberikan semangat untuk senantiasa berkarya bagi bangsa.

#Hidupuntukberkarya
#Berkaryatanpabatas
#Tetapmenginspirasi

Menebar Inspirasi di Masa Pandemi (RPI NTT)


 
Banyak kisah di Masa Pandemi
Cerita suka dan duka yang menyentuh hati
Pola kehidupan berubah tanpa persiapan dini
Tetapi semuanya bisa menjadi sumber inspirasi

Buku "Menebar Inspirasi di Masa Pandemi" 
Mengajak kita untuk selalu optimis di setiap situasi
Tidak menyalahkan keadaan, tetapi berusaha mengambil hikmah dari apa yang terjadi
Sambil terus menebarkan inspirasi  
Dan berkarya bagi Ibu Pertiwi...

Jumat, 13 Agustus 2021

Manusia adalah fana


Manusia adalah fana

 

Jeritan tangis mewarnai kehadiran

Jeritan tangis juga melepaskan kepergian

Semua manusia akan  merasakan

Karena kita tidak akan selamanya bertahan

 

Setiap hari ada saja kabar duka

Selalu beredar ucapan belasungkawa

Sebagai tanda yang nyata

Manusia adalah makhluk yang fana

 

Jeritan tangis yang penuh haru

Akhirnya menghampiri kami

Melepas kepergianmu

Sosok wanita hebat sejati

 

Ibu yang berjuang seorang diri

Mengasuh dan mendidik tiga buah hati

Tidak ada lelah dan pamrih

Karena bagimu hidup memang haruslah berpeluh

 

Impian-impian sudah tergapai

Anak cucumu sudahlah menuai

Buah kerja keras dan doa-doa

Orang tua yang tidak pernah berputus asa

 

Sekarang semuanya tinggallah kenangan

Tinggal kisah yang akan tetap tersimpan

Bahwa ada sosok oppung yang menawan

Yang akan selalu mewariskan teladan

 

Tinggallah kami yang harus menuntaskan

Tugas di dunia yang kelak akan dipertanggungjawabkan

Semua ini kembali menyadarkan

Kami hanyalah manusia fana yang kelak juga akan mengakhiri kehidupan

 

Selamat jalan oppung yang baik...

Damailah di dalam kekekalan...


(Puisi buat oppung Marulitua br. Simbolon, yang tutup usia pada umur 88 Tahun pada tanggal 7 Agustus 2021, dan meninggalkan 69 pinoppar/keturunan)


Postingan Terbaru

Janji kepada Ilahi

Komitmen adalah janji. Janji yang seharusnya selalu ditepati. Tetapi seringkali komitmen hanya ilusi, hanya sebagai ucapan yang tidak diinga...

Postingan Terpopuler dalam sebulan ini