Rabu, 24 Juni 2020

Resume Belajar Menulis di WA Group Bersama Pak Agus Sampurno

Pertemuan ke-6 (22 Juni 2020)





Terkejut Mendengar kabar Om Jay sakit hari ini, tanpa kehadiran om Jay sepertinya ada yang kurang di dalam pembelajaran malam ini. Semoga cepat sembuh ya om Jay.

Ditengah berbagai kesibukan hari ini saya coba untuk tetap fokus untuk mengikuti kelas menulis malam ini, adapun yang menjadi narasumbernya adalah Bapak Agus Sampurno yang aktif di PSF-School Development Outreach (PSF-SDO) sejak 2015 yang lalu, yang sebelumnya sebagai Master Trainer Sertifikasi BNSP(tahun 2018), Kepala sekolah Ananda Islamic School Jakarta Barat (2015-2013),  dan koordinator guru di Global Jaya International School Jakarta (2013-2000).

Adapun beberapa prestasi yang beliau peroleh adalah  penghargaan Blog Pendidikan terbaik Detik.com (2009), Microsoft Indonesia Innovative Educators (2010),  Guru Era Baru oleh Acer Indonesia(2011), The BOBs (Best of the Blogs)  Deutsche Welle Germany (2012),  Penulis Program Sarjana Mendidik di Daerah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (SM-3T) (2014), dan sebagai  Pengkaji Naskah Pustekkom (2014- 2016) 

Diawal petemuan pak Agus memberikan tugas cepat untuk membuat tulisan sekitar 150 - 300 kata dengan berbagai pilihan judul atau judul atau bisa juga dengan judul sendiri. Hal yang mau disampaikan beliau dari kegiatan tersebut adalah dalam menulis yang pertama sekali kita perhatikan adalah judul, karena dengan judul yang baik akan membuat kita mempunyai personal branding.

Kesimpulannya dari beliau :
1. Judul membuat orang tertarik sekaligus penasaran
2. Hal yang penting anda mesti ngotot belajar hal yang anda suka
3. Anda tidak perlu ahli
4. Personal branding adalah aspek dimana anda dikenal karena itu yang menjadi fokus anda.

Ada tiga kata yang membuat orang biasanya tertarik : Resep, Manfaat dan Baru. Tulisan kitapun akan nyata manfaatnya bagi orang lain walaupun singkat.

 


Resume Belajar Menulis WA Group bersama Theresia Sri Rahayu

Pertemuan ke-4 (17 Juni 2020)

Narasumber belajar menulis online pada malam hari ini adalah Ibu yang cantik jelita, Ibu Theresia Sri Rahayu, S.Pd.SD yang akrab dipanggail bu Tere.  Aktif sebagai guru di SDN Waihibur – Kab. Sumba Tengah NTT dengan mengukirkan segudang prestasi diantaranya pernah memperoleh Juara 1 guru berprestasi tingkat kecamatan Padalarang tahun 2014, Juara 1 OGN di tingkat propinsi NTT tahun 2018, membuat Resume terbaik dari KSGN dan Pelatihan Belajar Menulis Bersama Om Jay tahun 2020, sebagai Blogger inspiratif dari Ikatan Guru TIK PGRI dengan Penerbit Andi Yogyakarta tahun 2020 sampai yang terbaru adalah 35 selected participants of Advance Online Course SEAMEO Qitep in Mathematics tahun ini.

Bagaimana akhirnya beliau bisa membuat resume dengan sangat baik? Itu dimulai ketika bulan Februari lalu bergabung dengan dengan group menulis bareng om Jay, padahal sebelumnya mereka belum pernah berkenalan. Pada saat pembelajaran dengan materi personal branding, om Jay mendata blog setiap peserta dengan tujuan untuk menuliskan resume materi yang disampaikan pemateri saat itu dan dikrimkan kepada om Jay. Pada awalnya belajar menulis di group WA beliau masih bingung, tetapi akhirnya beliau bisa menghasilkan tulisan yang baik berkat bantuan om Jay yang memberikan tips dan trik membuat resume.

Diawal menulis resume, ibu dengan motto belajar, belajar dan belajar ini mencoba mengimitasi gaya menulis dari beberapa orang, tetapi itu justru membuat kaku dan ide-ide tidak bisa mengalir dengan lancar, tetapi setelah beberapa kali pertemuan dan melakukan blog walking, beliapun menemukan style sendiri, yang membuatnya lebih percaya diri dalm menulis resume. Mulai saat itulah beliau mendapatkan beberapa penghargaan diantaranya sebagai resume tercepat, resume terbaik dan tulisan terbaik inspiratif.

Beliau sudah membuktikan dan merasakan perkataan dari om Jay "Menulislah setiap hari dan Buktikan Keajaibannya". Keajaiban datang ketika mengikuti materi dari Prof. Richardus Eko Indrajit, yang menantang mereka ditengah penyampaian materi untuk menulis buku dalam waktu seminggu. Dan beliau menjadi salah satu dari 21 orang yang menjawab tantangan tersebut. Sehingga dihasilkanlah buku beliau yang berkolaborasi dengan Prof. Richardus Eko Indrajit dengan judul "Belajar semudah klik, membangun Ekosistem Ubiquitous Learning" yang diterima dan diterbitkan oleh Penerbit Andi Yogyakarta yang merupakan salah satu penerbit mayor.

Tips beliau dalam menulis resume :
1.  Menulis resume sesegera mungkin, selagi topik itu hangat. 
    Tujuannya agar tidak semakin banyak uraian yg terlewat. 
2.  Menulis resume sesuai dgn gaya menulis kita sendiri. Just be your self. 
3. Tangkap point penting materi dari narasumber, modifikasi dgn kalimat sendiri (jangan asal     copas materi) 
4. Gunakan pengantar yg menarik sebelum masuk di isi resume. 
5. Gunakan heading dan sub heading agar resume terkesan lebih rapi tatanannya. Selain itu, penggunaan heading dan sub heading akan membantu pembaca
memahami struktur tulisan. 
6. Tulislah resume dgn sepenuh hati. Bkn krn sekedar ingin mengerjakan tugas dr Om Jay. 
7. Cari informasi terkait narasumber yg akan kita tulis materinya melalui resume. Semakin kita lengkap dlm memberikan gambaran narasumber, maka point kita akan mnjdi lbh baik drpd peresume yg lain. Caranya : stalking akun medsos narasumber (FB, instagram, dll) 
8. Gunakan aplikasi atau alat - alat lain yg mendukung kita dlm menulis resume, misalnya jika ada narasumber yg memberikan materi melalui youtube, maka putar videonya di hp, sambil ketik resumenya. Atau jika ada narasumber yg menyampaikan materi melalui voice note, gunakan aplikasi voice to text utk mengubahnya menjadi text. 
9. Lakukan blog walking utk mencari informasi yg mungkin terlewat serta mencari inspirasi menulis.

Diakhir beliau menyimpulkan bahwa menulis resume banyak manfaatnya. Menambah pengetahuan, mengikat sari - sari ilmu, dan menajamkan pola berpikir kita. Jika kita mengaktifkan diri menulis resume dgn baik dan sepenuh hati, niscaya banyak keajaiban akan terjadi. Maka, buktikanlah sendiri. 

Sangat luar biasa materi malam ini. Kiranya kita semakin semangat dalam menulis resume... 

Belajar Menulis di WA Group bersama Bpk. Dedi Dwitagama

Pert. 7

Malam ini merupakan pertemuan ke tujuh group menulis di WA group, dengan narasumber Bapak Drs. Dedi Dwitagama, MM, M.Si yang berkecimpung di dalam dunia pendidikan, sebagai motivator dan aktif di BNN RI dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba dan HIV/AIDS. Segudang pengalaman dari beliau khususnya sebagai narasumber dan motivator yang sudah berkeliling di berbagai daerah membuat namanya tidak asing lagi. Sebagai penulis, beliau sudah menerbitkan buku Matematika di Penerbit Galaksi, buku PTK bersama om Jay dan tulisan-tulisan lepas di majalah PGRI.

Guru Matematika yang sekarang mengajar di SMKN 50 Jakarta ini mulai aktif menulis di blog sejak tahun 2005 yang beliau isi tentang dokumentasi perjalanan dari sabang hingga merauke bahkan ke beberapa negara di dunia. Karena menurut bapak yang juga suka fotografi ini blog adalah catatan atau dokumentasi seseorang atau sebuah organisasi yang ditayangkan di internet berbasis web yang bisa diakses oleh orang-orang yang ada didunia ini.

Beliau pertama kali ngeblog di blogger yang kemudian berpindah ke wordpress pada tahun 2007 karena dianggap pada saat itu memiliki lebih banyak kelebihan dan keunggulan dari pendahulunya dan sekarang sudah ada aplikasinya di android dan iphone. Hal yang sungguh luar biasa tulisan beliau di blog yang berjudul "kapan mulai jadi perokok" dilihat hampir dua juta kali dengan enam ratus ribu pengunjung di blog tersebut. Selain aktif di blog pribadi, beliau juga aktif  di kompasiana.

Bukan hanya untuk mendokumentasikan kegiatan, perjalanan keseharian, bagi beliau blog juga merupakan tempat menuangkan ide-ide, keresahan, atau apa saja yang tidak dapat tersampaikan secara lisan pada rapat-rapat di sekolah atau hal yang tidak tersampaikan kepada orang lain, dengan kata lain seperti kerangjang yang dititip didunia maya. Menulis di blog bisa beliau dilakukan dimana saja, misalnya ketika menunggu anak dilokasi parkir sekolah sambil mendengarkan musik, bisa menulis dengan menggunakan HP.

Pesan penting yang beliau sampaikan untuk meningkatkan mutu tulisan, usahakan sering menulis, sering berkunjung ke blog teman sebagai pembanding, rajin balas komentar pembaca blog. Selain itu penting untuk mengamati tulisan kita menarik atau tidak dengan menempatkan kita sebagai pembaca, meminta penilaian dari teman dan keluarga, baru kemudian diterbitkan.

Kesimpulan dari beliau, manusia yang baik adalah manusia yang bermanfaat bagi orang lain, seperti peribahasa gajah mati meninggalkan gading, manusia mati meninggalkan nama, hal tersebut bisa diaplikasikan lewat media blog yang berisikan hal-hal yang berguna bagi orang lain.

Salam semangat untuk selalu membagikan kebaikan melalui tulisan ...

Selasa, 23 Juni 2020

Aktifitas Hari ini. "Perjuangan mengisi rapor k13 di daerah tertinggal"

Setelah senin kemarin satu harian listrik padam yang membuat kami tidak dapat mengisi raport k13 kelas VII, hari ini kami kembali berjuang untuk menunaikan tugas rutin akhir semester yang mulai tahun pelajaran ini dilaksanakan secara online (e-raport).



Hal yang paling membutuhkan kesabaran adalah sinyal yang tidak stabil (kadang  kuat dan kadang lemah) yang mengakibatkan proses pengisian nilai tidak bisa berjalan lancar dan tidak bisa diprediksi kapan selesainya tergantung  sinyal apakah bersahabat atau tidak, ditambah lagi kalau listrik padam maka jangan berharap untuk online, bertelepon sajapun tidak bisa.

Hal inilah yang sudah biasa kami alami, ketika pemerintah sedang mensosialisasikan dan mengajak sekolah untuk menggunakan IT dalam pembelajaran, kami selalu berharap supaya didaerah kami ini listrik tidak lagi padam dengan sinyal yang stabil, supaya suatu saat nanti kami bisa seperti sekolah-sekolah di kota, yang sudah sangat akrab dengan IT.

Sekira pukul 14.30 WIB, ditengah keseriusan guru-guru yang mengisi nilai secara bergiliran, karena hanya bisa menggunakan 2 laptop yang dihubungkan dengan server (karena lebih dari dua maka aplikasi akan berjalan sangat lambat), tiba-tiba listrik padam kembali, dan kegiatan input nilai berhenti lagi. Kamipun makan bersama sambil menunggu jikalau sang listrik mau  berkenan kembali menyala.


Yang ditunggu tak kunjung terjadi, akhirnya kami putuskan melanjutkannya besok tetapi di tempat yang berbeda, yakni ke kota supaya tidak lagi terhalang akan buruknya sinyal.

Dengan segala kendala yang ada, kami tetap semangat untuk menunaikan tugas di bumi simundol yang tercinta...

Postingan Terbaru

Janji kepada Ilahi

Komitmen adalah janji. Janji yang seharusnya selalu ditepati. Tetapi seringkali komitmen hanya ilusi, hanya sebagai ucapan yang tidak diinga...

Postingan Terpopuler dalam sebulan ini